PRMPKH Gelar Rakor Percepatan LTT Aceh, Perkuat Sinergi Dukung Swasembada Pangan
Banda Aceh (13/03/2026) – Pusat Perakitan dan Modernisasi Peternakan dan Kesehatan Hewan (PRMPKH) selaku Penanggung Jawab Swasembada Pangan Berkelanjutan Provinsi Aceh melaksanakan Rapat Koordinasi Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) Provinsi Aceh bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh. Kegiatan yang berlangsung di Banda Aceh ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta instansi terkait dalam mencapai target LTT guna mendukung ketahanan pangan nasional.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai isu strategis sektor pertanian di Aceh, antara lain percepatan rehabilitasi lahan sawah terdampak, strategi pengelolaan air, serta dampak perubahan iklim terhadap produksi pangan. Selain itu, turut dibahas perkembangan pelaksanaan program rehabilitasi lahan, alokasi anggaran, serta koordinasi lintas sektor untuk mempercepat pemulihan sektor pertanian pasca bencana.
Pemerintah juga menargetkan konstruksi cetak sawah nasional seluas 250.000 hektare pada tahun 2026 di 27 provinsi, termasuk Aceh dengan alokasi 6.473 hektar, sebagai upaya optimalisasi lahan dan peningkatan indeks pertanaman. Upaya tersebut didukung melalui pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur irigasi, pengembangan teknologi pengelolaan air, serta penerapan konsep panen air (water harvesting) guna menjamin ketersediaan air sepanjang musim tanam.
Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan berbagai pemangku kepentingan, percepatan program LTT diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di Provinsi Aceh.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Perlindungan dan Optimasi Lahan Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian Dr. Dede Sulaiman., S.T.,M.Si, Direktur Penyediaan Lahan Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian Gloria Merry Karolina Br. Ginting., S.P., M.M., M.Sc, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh Dr. Azzanudin Kurnia dan tim, serta seluruh Kepala Dinas Kabupaten/Kota melalui zoom meeting, dan kelompok substansi dan Ketua Tim Kerja Penyuluh Kabupaten/Kota se-Provinsi Aceh. -BAR